expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Selasa, 26 November 2013

Safari dulu broo

Partner in crime-nya ARL Pasca 2012: bro Refi, teh Icha, Kak Ami, Mas Glory, aku, mbak Tish, dan Kak Ray (photo by Refi)


Siapa tak tau Taman Safari Cisarua? Kalau kalian berkunjung ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, sempatkan untuk main ke taman wisata edukatif ini. Bisa lihat binatang dari berbagai negara lho. Yep, Taman Safari ini termasuk lanskap kebun binatang yang bagus menurutku. Kalau kata dosenku, kebun binatang bagus buat anak-anak (yang dewasa atau orang tua juga boleh kok dateng, hahaha). Namanya anak-anak, umumnya seneng banget sama dunia hewan. Biasanya mereka senang berinteraksi langsung dengan hewan. Disini kamu bisa foto sama baby zoo, melihat hewan lebih dekat dengan naik kendaraan, serasa di hutan rimba :D

Dasar kelasku memang asyik dah, hahaha,, ujug-ujug bikin acara ke Safari. Aku tadinya males ikut, dan entah karena bisikan mereka atau apa, ikut juga jadinya. Kapan lagi dot kom. Dua jam perjalanan kami tempuh dari Darmaga menuju Cisarua. Lumayan seru lah, lihat-lihat hewan, gelar tiker makan di parkiran, sampai teriak-teriak gajelas gara-gara naik wahana yang memang seru.

Konsep lanskap kebun binatang ini menurutku bagus, jadi pengunjung ada trekking yang jelas. namanya sudah menunjukkan: 'safari'. Safari itu sebenernya kalo ga salah bahasa Arab dah,,safar,,perjalanan. Yeah, memang kesini untuk wisata alias jalan-jalan. Jangan sia-siakan waktu disini,,cobain semuanya. Ada untuk zonasi hewannya, ada zonasi untuk fasilitas seperti permainan, tempat makan (pujasera), atraksi satwa, serta museum-museum tentang hewan yang disajikan secara atraktif. Mantap dah

Jadi teringat kebun binatang Ragunan, hiks :D




Keluarga Gajah Sumatera (Elephan sumatranus)

Ngedeketin pengunjung yang ngasih-ngasihin makanan

Bhihi,.dia nempel-nempel ke kaca mobil. Lucu mirip sapi (ini apa ya namanya lupa)

Jerapah si leher panjang

Gagah banget ini Singanya.. Singo edan.. (itu mah Malangers ya, wkwk)

Badak!

Kudanil,, bhihihi,,mirip batu

Ini beruang. Karena buas ada pagar listriknya

Pelikan

Pelikan lagi

Bocah-bocah di arena permainan lagi naik kereta-keretaan


signage ala Taman Safari Cisarua

Spot yang ini bagus buat interpretasi.. pake poster2.. :)

Yang ini hewan kesukaanku, pinguin :D

Rombongan gajah pulang




Senin, 25 November 2013

Teramat cepat

[ Sebelumnya, aku ingin para pembaca yang budiman mendoakan kondisi adik teman saya yang bernama Tama yang saat ini tengah koma di rumah sakit. Semoga penyakitnya diangkat, diberikan kesembuhan sehingga bisa beraktivitas seperti sedia kala.. Aamiin ya Allah.. ]
..
terima kasih untuk doa para pembaca-


Beberapa hari yang lalu, aku dikejutkan oleh berita mengenai adik dari sahabatku, Joe, yang mengalami kecelakaan di jalan raya di bilangan Jakarta Barat. Saat itu, aku baru saja selesai makan malam bersama Joe di dekat kos-kosannya. Selang lima belas menit kemudian, Joe menelepon dengan napas tersengal. Adiknya, Tama, mengalami kecelakaan pada sore hari tadi. Aku langsung setuju mengiyakan menerima ajakannya untuk menemaninya pergi ke rumah sakit tempat adiknya dirawat.

Pikiranku seketika meraih ponsel mencari lokasi rumah sakit tempat Tama dirawat.  Jujur aku belum pernah tau daerah lokasi adik sobatku itu dirawat sehingga aku mencoba mencari petunjuk dengan bantuan ponsel. Bismillah, aku dan Joe berangkat naik motor. Saat itu sudah jam setengah sepuluh malam. Motor melaju kencang. Dalam suasana ketidakpastian, aku berpikiran positif bahwa Tama mungkin hanya luka ringan. Pun halnya Joe yang mengatakan semoga luka Tama hanyalah luka ringan.

Jalan yang kami susuri sudah masuk wilayah Jakarta Barat. Alhamdulilah jalanan lancar, tak ada kemacetan yang berarti sejak kami berangkat dari Bogor. Di tepi jalan tak sengaja aku melihat ada papan signage yang mengarah ke arah rumah sakit tujuan kami. Langsung kami mengikuti petunjuk tersebut. Dua jam kemudian, kami tiba di rumah sakit. Sudah ada dua orang kakak laki-laki Joe. Kami bergegas menuju IGD rumah sakit, dan kemudian mendapati Tama disitu.

Dan pertama kalinya di dalam hidupku aku melihat langsung seseorang yang aku kenal berada di ruang IGD. Tersengal. Badannya bergetar dengan bantuan alat pernapasan. Tama koma. Sejak tadi sore rupanya. Joe baru mendapat kabar pukul sembilan malam tadi dan tak lama dia pun menghubungiku untuk menemaninya.

Aku hanya membisu. Tak tega melihat kondisi kritis Tama. Tangis Joe tumpah, disusul olehku.
Beberapa waktu kemudian Tama masuk ruang operasi rumah sakit. Hanya doa yang bisa kami ucapkan kala itu. Ku dengar nama-Nya lirih dalam isak sahabatku, di dalam musala rumah sakit ini. Baru kusadari hanya nama-Nya yang sanggup diucapkan dalam kondisi di luar dugaan ini.

Sesaat aku seperti berasa bermimpi, lalu tersadar. Bukan mimpi. Yang kulihat mungkin hanya sekelumit kisah kehidupan. Bagian kecil dinamika manusia. Realitas. Yang Mahakuasa punya rencana. Ia-lah sebaik-sebaik perencana. Aku membayangkan bagaimana jika akulah yang ada di posisi Joe, sungguh aku mungkin tak sanggup. Semoga Tama cepat diberikan kesembuhan. Aamin ya Allah..