expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Sabtu, 14 September 2013

Ten Ways to be Highways




Tersebutlah kakak kelas kami yang studi S-2 di Hokkaido University. Namanya Doddy-san. Dia setahun di atas kami. Dia adalah seorang berkebangsaan Mojokerto yang jago berbahasa Jepang. Dia lulusan fahutan IPB lho, pasti banyak yang nggak percaya, haha.. Dia juga punya kata sakti-mujarab-ajaib yang selalu dilontarkan setiap saat. Highways.
Jujur  kami bingung apakah makna ‘highways’ itu? Secara kamus artinya sih jalan tol. Udah. Nggak ada arti yang lain. Menurut Irawan (2013) Highways adalah sesuatu yang dianggap keren, cool, sugoi, dan sejenisnya. Mau itu orang, barang, perilaku, dll. Berdasarkan pengakuan Stella -teman IPB kami yang baru lulus dari Hokkaido University- Doddy-san mengatakan bahwa kata ‘highways’ itu populer di Darmaga. Padahal kenyataannya samasekali nggak, nggak sama sekali terkenal. *lempar daun mapel*
Doddy-san kebetulan sekelompok dengan Wahyu. Walhasil mereka memproklamirkan diri sebagai pasangan artis-manajer. Selama dua minggu ini, dengan senang hati Doddy-san berbagi resep masakan, eh, resep aja, mengenai jalan hidupnya menjadi Higwaysian.
Berikut adalah sepuluh cara menjadi Highways berdasarkan pengamatan kami selama di Hokkaido:


 Pakailah baju yang atraktif-intuitif-deskriptif
Menurut Doddy-san, bakal keliatan kalo kita ke kampus dengan pola pakaian yang terbaca dan itu-itu aja. Dan peluang dosen menghapal pakaianmu sesuai dengan hari juga sangat besar! :O Misal, kamu senin pakai baju merah, selasa kuning, rabu ijo, dst. Jadi sebaiknya rogoh kocek kamu untuk membeli pakaian yang highways agar kamu tampak berbeda ketika ke kampus. Doddy-san senantiasa memakai pakaian yang cerah (karena lagi musim panas jadi mesti eye catching).  Harus update model pakaian juga ke toko sesuai dengan musim. Kalo di Jepang empat musimnya udah jelas. Kalo di Indonesia ya kamu sesuaikan lah. Misal lagi musim mangga indramayu ya kamu pake baju motif mangga. Kalo lagi musim piala Sudirman kamu pake baju motif raket dan lapangan bulutangkis dll.  Jangan lupa tambahkan sedikit aksesoris yang highways, yaitu...

Topi


Nah topi highways itu kebutuhan buat kamu yang ingin meneladani hidup highways. Doddy-san menuturkan bahwa pilihlah model topi yang sesuai. Misal pakai caping pas lagi panas terik atau pake sombrero kalo lagi pengen nampung air hujan. Bhahaha.. dijamin kamu highways express seketika! Selain topi, benda yang harus kamu siapkan adalah..

3       Sandal
Sandal model Xena the Warrior Princess boleh juga lho. Kamu tiru aja gayanya Doddy-san. Selain sirkulasi di kaki menjadi lancar, kamu akan tampak berbeda ketika berada di tempat umum. Otomatis kamu akan higways. Biar makin highways, jangan lupa untuk..
4   
           Pakai talenan canggih
Udah pada tau kan talenan? Itu lho talenan alias aipet. Bisa buat nelpon, sms, nonton yutup, even buat jadi alas pas mau ngerajang cabe, sawi, ato bawang. Hahaha.. Jangan lupa koneksi internetnya. Kamu bisa jadi reporter dadakan di jalan misalkan ada kasus obral gede-gedean atau kamu lagi mau nunjukkin makanan yang kamu makan ke media sosial. Nah biar kamu selalu highways kamu harus...
        
          Aktifkan facebookmu
Hari gini masi pake friendster? Curiga kamu ini manusia masa lampau dah, haha. Pake dong facebook! Dosa hukumnya buat kamu yang mau menjalani hidup sebagai seorang highways kalo ngga punya akun facebook! Jutaan orang melihat akunmu dan tahu selalu update, maka semakin highways dirimu. Hmm,,persentasenya mungkin sekitar 83,5%. Update terus perkembangan harimu di facebook ya, nah biar agak elit-elit-highways kamu harus..
6
           Kuasai bahasa asing
Hari gini ga bisa bahasa Inggris? Hadeuh. Ngomong dong. Modal beli kamus yang highways misalkan ‘Kamus Bahasa Inggris 300 juta’ Haha,, atau kamu like fanpage-nya belajar bahasa Inggris dll. Makin highways kalo kamu bisa bahasa Jepang. Doddy-san jago lho berbahasa Jepang. Seenggaknya kalo kamu pasif kamu translet aja kalo mau nge-post status pake google translator ke bahasa lain. Misal pake bahasa Yunani, bahasa Ceko, atau bahasa Finlandia. Kamu akan tampak lebih highways dan tidak ordinary. 
Nah, apa yang perlu diupdate kalo di facebook ya? Yang harus diupdate basically sih..
7     
           Makanan dan Minuman
Hari ini kamu makan tempe mendoan? Update dong! Masih banyak orang di belahan dunia lain ngga tau apa itu tempe mendoan. Apa jangan-jangan udah mendunia ya, gapapa lah update aja. Trus kamu lagi mau minum jus alpuket? Update juga lah. Makin bervariasi yang kamu makan dan minum, makin highways lah kamu. Seenggaknya kamu jadi Farah Quin dadakan yang ngasi tips menu highways. Nah, udah puas makan minumnya, baiknya kamu...
8     
           Belanja
Aktivitas satu ini selalu dilakukan bagi mereka yang ingin tampak highways. Belanja apa aja, nggak mesti baju. Beli yang murah-murah juga oke. Yang penting beda. Update teruss.. dan kamu juga harus rajin..
9     
           Jalan-jalan!
Jangan timbun uang tabunganmu di dalam rekening. Sisihkan untuk jalan-jalan. Carilah pengalaman dan teman baru. Doddy-san always look higways, karena dia rutin menjadwalkan waktu untuk berkeliling dunia. Dan tips yang terakhir, kamu harus..
      
          Welcome
Welcome party?? Bukan. Kamu harus ramah pada setiap orang yang kamu temui. Jangan pelit senyum. Senyum itu ibadah. Senyumlah slebar mungkin. Berikan senyum ter-higways mu yang kamu bisa ke semua orang. Jangan lupa minta kontak telpon atau facebooknya. Makin ghaul makin highways lah kamu. Anywhere anyplace, kamu akan tampak wah sekelas berlian. Hehehe.



NB: arigato gozaimashita Doddy-san untuk bantuannya :D

Jumat, 13 September 2013

Semester Baru

Semester baru, kesibukan baru.

Masih dalam nuansa Pare, aku dan teman-teman Pare berkumpul di rektorat untuk bertemu Mbak Nisa sekalian memberikan oleh-oleh. Ternyata, Mbak Nisa sedang menyambut teman-teman program Twincle di wing rektorat. Jadilah kami berlima ikutan nimbrung di acara mereka. 
Gubrak, ternyata program Twincle beda banget sama Pare. Di program Twincle mereka tampak lebih santai, sementara program Pare lebih full pada belajar dan field trip. Karena yang punya acara Pak Bambang jadi mahasiswa yang berpartisipasi dalam program Twincle adalah mahasiswa pascasarjana arsitektur lanskap dengan mahasiswa pascasarjana Universitas Chiba. Kalo di Pare (lengkapnya intensive summer school) ada tujuh universitas yang terlibat. Tiga dari Indonesia yaitu IPB, UGM, dan ITB. Dari Thailand ada Kasetsart Univ., Chulalongkorn Univ., dan Thammasat Univ. Serta dari penyelenggara yaitu Hokkaido Univ. (Hokudai) Sapporo. Yeah, whatever, intinya dua program ini telah mengantarkan kami ke negeri Sakura :D

Kami pun saling berkenalan. Serunya bersahabat dengan teman dari luar adalah bisa latih kemampuan berbahasa Inggris. Meskipun belepotan sejauh saling mengerti, that is conversation :D

Aku dan teman-teman program Pare diminta menyiapkan presentasi hasil perjalanan kami selama di Jepang bersamaan dengan teman-teman dari program Twincle. Jadilah Bread Unit IPB sebagai markas kami ngumpul, hahaha.
*ngunyah kitkat sakura*
Sementara itu, di departemen, kami harus menyerahkan forum rencana studi yang ditulis manual (hadeuh,,merepotkan banget ini) dan printout online-nya. Dan ternyata ada trouble juga terkait penanggung jawab mata kuliah. Whew.. dipending dulu deh. Aku sendiri bingung mau ambil kuliah apa di semester ini. Awalnya tergoda dengan metstat (metode statistika) karena pada ngambil itu. Pengalaman pait di masa S-1 bahwa nilaiku cetar membahana akibat mengambil metstat alias jelek. Lalu tergoda juga dengan kuliah dari bagian tanaman yaitu Pengelolaan Rumput Lanskap. Karena sudah berganti haluan, aku tinggalkan pula itu kuliah. Sempet juga tertarik ambil GIS tapi cukstaw dengan kuliah Pemodelan kemaren. Dan,, akhirnya setelah konsul dengan dosbingku terkait dengan rencana tesis, aku akhirnya mengambil kuliah ekologi manusia. Tiga sks kuliah saja. Hehehe. Ecoman mengambil kuliah ekoman. Seepp.

Kuliah Kolokium di awal semester ini juga cukup cetar. Masih bimbang dengan tesis sebenernya. Topik sudah ada. Mau nulis apa ya.. Mau mulai dari apa dulu ya, haha.. Dosen kolokium ini juga sudah mewanti-wanti kami untuk persiapan jadwal kolokium dll. Terpampang nyata penjelasan sang dosen mengenai prosesi kolokium, sidang komisi, dll. Aaargg.. Weks, udah males ngedengernya. Becanda kok. Mau nggak mau harus dijalani tahap ini. Mau lulus, ya lalui proses dulu lah Pram *getok*
 Tanpa ba-bi-bu aku langsung lancarkan jurus seribu kaki alias meluncur ke dosbing untuk urus surat keputusan pembimbingan. Kalo S-1 pembimbingnya harus dua. Kalo S-3 harus 3. Inget dulu jaman S-1, pembimbing satu aja rasanya udah kaya nunggu ibu negara dateng *gelar red-carpet*. Sekarang, pembimbingnya dua. What a life. Haha..semangaaat!

Sementara itu, di dunia yang lain yang lebih lawas, tersebutlah seorang lelaki bodrek bernama Jo yang tak lain dan tak bukan adalah temen seangkatanku namun kini setahun di atas saya di kelas pasca. Semasa S-1 kami sama-sama menyukai kelas tanaman. Dia ini sepertinya akan menjadi pioner dalam dunia perumputan di Indonesia. Tesisnya adalah seputar rumput zoysia alias rumput lapangan sepakbola.

Jo ini keren lho bisa nanem rumput dalam petakan-petakan kecil di kebun percobaan Pagentongan. Dan rumput yang dia tanam tergolong susah dan langka didapat dari nursery di wilayah Jabotabek. Akhirnya dia berhasil membuat puluhan petakan rumput dengan pelakukan berbeda. Agak ribet sih sebenernya, agronomi banget. Tapi dia uji tanah lho, tanah banget. Bener-bener multidisiplin (lanskap-agronomi-tanah). Mungkin dibahas juga kali ya aspek proteksi tanamannya, jadi tesis berkelas fakultas gitu, hehe. Meski saya suka taneman, puyeng juga itang-itung berbagai parameter untuk uji ini uji itu. Namun, menurutku sejauh ini Jo melakukannya sesuai prosedur dosbing. 
 
 Dua minggu di awal semester baru, aku dan beberapa teman rajin menyambangi lab tanaman. Sekedar bantu gunting akar, oven, dan nimbang. Yep, di sekolah pascasarjana arsitektur lanskap, hanya di sini tempatmu untuk bisa menikmati nuansa lab tanaman ala lanskap dan keribetan menghitung, hehe.

Sementara itu, angkatan 2013 yang baru pun hadir. Beberapa diantaranya adalah temen seangkatanku. Wah seruu.. aneh dan lucu juga ketemu lagi di tempat yang sama. 

Let's start this new semester! :D


-__- kenapa miring gini ya.Haha.sok diputer aja layar laptop/PC anda ya hahaha