expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 11 November 2015

Di Udara

Indonesia dari balik jendela pesawat

Naik pesawat terbang adalah salah satu impian saya sejak kecil. Saya rasa bisa naik pesawat itu hebat: seperti menjadi orang keren, di atas langit, menembus awan.. Saat saya kecil dikala pesawat terbang melintas di udara, saya dan dua kakak perempuan saya, langsung beranjak naik ke lantai dua - tempat kami biasa menjemur pakaian, kerupuk, dan barang-barang perkakas milik bapak. Desing suara mesin terdengar, saya langsung berteriak "kapal minta uaaang..." Saya memperhatikan pesawat terbang tersebut yang semakin lama mengecil, lalu menghilang di balik awan. 


Dari Bali menuju Jakarta
 Sempat bercita-cita jadi pilot karena seragamnya bagus dan bisa tiap hari di udara, namun cita-cita itu sudah saya lupakan, hehehe. Sekarang, saya menjadi manusia yang paling beruntung. Saya sudah bisa naik pesawat. Sekian ribu kaki dari permukaan bumi, melewati lautan biru yang terhampar, pemandangan indah yang mempesona.. Mungkin hal ini terasa konyol. Yaelah cuma naik pesawat doang. Hahaha..terserahlah. Tapi bagi saya, naik pesawat adalah bagian dari rezeki hidup saya yang menyenangkan. 



Tidak ada komentar :